Kamis, 17 Januari 2013

Tidur Siang agar Jantung Jadi Sehat




 SAAT masih kecil, orangtua membiasakan Anda untuk tidur siang. Semenjak dewasa, Anda mulai melupakan kebiasaan itu karena tuntutan pekerjaan. Padahal tidur siang dapat menyeimbangkan tekanan darah dan jantung jadi sehat.
 
Demikian penelitian yang dilakukan Universitas Allegheny di Pennsylvania, Amerika Serikat. Tidur siang dapat meredakan kelelahan otak dan fisik akibat bekerja. Tidur siang pun mengenyahkan stres sehingga tekanan darah jadi lebih seimbang. Kelelahan akibat bekerja tentunya juga membuat jantung harus bekerja keras.

Peneliti Ryan Brindle dan Sarah Conklin melibatkan 85 orang relawan dalam penelitian. Relawan dibagi dalam dua kelompok. Satu di antaranya rutin tidur siang selama 60 menit. Sisanya tetap melakukan aktivitas seperti biasa.

Peneliti lalu memeriksa tekanan darah dan interval denyut nadi. Ternyata kelompok yang tidur siang memiliki keuntungan pada jantungnya.

Tingkat stress kedua kelompok memang tidak terpaut perbedaan yang besar. Tidur siang juga tak membantu menurunkan stress secara drastis. Namun, dibandingkan dengan yang tidak tidur siang, tekanan darah dan interval denyut nadi mereka yang tidur siang, lebih stabil.

“Dari hasil penelitian ini kami sangat menganjurkan tidur siang demi kesehatan jantung, menurut prediksi kami, tidur siang juga membantu meringankan beban stres dan pekerjaan. Memang masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut tentang hal ini, namun problem kesehatan jantung dan penyakit lain berawal dari kualitas tidur yang kurang baik,” tutup Brindle dan Conklin.

Sumber: http://www.metrotvnews.com/mobile-site/text-detail.php?read=59181&tgl=2011-07-27

Tips agar Tetap Kenyang saat Puasa



TUJUAN dari makan sahur adalah supaya kita bisa menahan lapar di siang harinya. Karena itu, biasanya kita pun cenderung makan banyak saat sahur malah cenderung berlebihan, Padahal itu tak akan menjamin rasa kenyang akan bertahan lama.

Anda bisa makan lebih sedikit, tapi tetap kenyang lebih lama dan terhindar dari rasa lapar. Bagaimana caranya? Hal itu dapat dicapai dengan menyediakan tubuh Anda dengan makanan yang lambat dicerna, seperti protein dan sayuran berserat. Dengan makan makanan jenis tertentu akan memungkinkan Anda untuk menjadi kenyang lebih lama.

Berikut ini tips agar tidak lapar saat puasa:

1. Minum banyak air saat sahur, minimal 3 gelas. Minumlah air putih sebelum dan setelah makan untuk memastikan bahwa Anda merasa kenyang.

2. Minum minuman yang diperkaya serat sebelum makan sahur. Misalkan jus buah apel, mangga dan jeruk. Serat akan menyebar di dalam perut Anda, membuat Anda merasa kenyang setelah makan dalam jumlah kecil.

3. Tak hanya minum, makan pula makanan kaya serat saat sahur seperti dalam sayur-sayuran. Beberapa contoh makanan berserat tinggi termasuk sereal gandum kacang mede, kedelai, kacang hijau, buncis, roti gandum, kemudian sayuran berupa daun dan buah.

4. Mengkonsumsi banyak protein dan lemak sehat karena bahan itu mencerna lebih lambat. Demikian juga, suplemen asam lemak omega-3 dan suplemen protein dapat membantu untuk mengelabui tubuh Anda tidak cepat lapar.
Beberapa contoh lemak sehat termasuk dalam minyak biji rami, minyak zaitun, minyak ikan, dan lemak pada kacang-kacangan dan biji-bijian. Adapun suplemen omega-3 sering terbuat dari minyak ikan atau minyak rami.

Sumber: http://m.mediaindonesia.com/index.php/micom/sehat_read/2011/08/11/4336/4/Tips_agar_Senantiasa_Kenyang_kala_Puasa

7 Vitamin untuk Memperkuat Daya Ingat



Lupa atau tidak ingat adalah sebuah kondisi yang hampir pernah dialami oleh semua orang. Misalnya, saat menaruh handphone, kunci, kacamata dan barang lainnya. Mungkin Anda menganggap hal ini sebagai suatu yang wajar. Tapi Anda perlu tahu bahwa “lupa” merupakan salah satu ciri yang menandakan berkurangnya kemampuan otak untuk mengolah memori.
Bagaimana mencegahnya? Cukup sederhana, yakni dengan mengonsumsi beberapa bentuk vitamin seperti yang disebutkan di bawah ini. Berikut adalah tujuh vitamin yang dapat membantu menyembuhkan sekaligus meningkatkan daya ingat Anda:
1. Vitamin E
Penelitian telah menunjukkan bahwa sifat antioksidan vitamin E dapat membantu melindungi sel-sel saraf di otak dari kerusakan. Ada juga bukti yang menunjukkan bahwa vitamin E dapat menjaga sel-sel saraf di otak dari kematian pasca serangan stroke. Vitamin E juga dipercaya membantu meningkatkan fungsi memori pada lansia. Tetapi sebelum mengonsumsi vitamin ini ada baiknya untuk melakukan konsultasi dengan dokter. Karena dosis tinggi vitamin E dapat mengganggu kerja dari obat untuk pembekuan darah.
2. Vitamin B6
Selain menjaga berbagai fungsi tubuh, vitamin B6 telah terbukti mampu meningkatkan daya ingat, disamping juga mendukung kesehatan otak. Penelitian menunjukkan bahwa asupan harian vitamin B6 dapat membantu meningkatkan memori dari waktu ke waktu, dan kemampuan otak dalam memproses informasi pada tingkat yang lebih cepat. Anda bisa mendapatkan sumber alami vitamin B6 dari ikan tuna, telur, wortel dan sayuran.
3. Vitamin B12
Penelitian telah menunjukkan bahwa vitamin B12 dapat menjaga kadar darah homocysteine pada tingkat yang sehat. Homosistein adalah senyawa asam amino penting yang dibutuhkan oleh otak manusia. Jika asam amino tidak dikelola dengan baik maka akan berpengaruh pada penurunan fungsi otak. Vitamin ini juga memiliki kemampuan untuk memperbaiki serat saraf otak. Daging sapi, hati, kerang dan ikan mengandung sejumlah besar vitamin B12.
4. Vitamin B9
Asam folat, juga dikenal sebagai vitamin B9 dapat membantu dalam produksi sel darah merah, yang memungkinkan seseorang untuk mendapatkan suplai oksigen ke otak lebih banyak. Vitamin ini juga telah terbukti dapat mengurangi risiko hilangnya memori yang berhubungan dengan proses penuaan. Sumber alami vitamin B9 bisa Anda dapatkan dari makan makanan yang terbuat dari biji-bijian, atau minum jus yang terbuat dari buah jeruk atau tomat.
5. Vitamin C
Sifat antioksidan vitamin C sangat bermanfaat untuk menjaga kesehatan memori Anda tetap terjaga. Sebuah penelitian terbaru telah menemukan korelasi antara masalah memori dan bayi yang menderita kekurangan vitamin C. Studi lain menemukan vitamin C memiliki sifat protektif terhadap masalah memori dan hilangnya kewaspadaan mental. Buah dan sayuran merupakan sumber yang sangat baik untuk vitamin C, terutama jeruk dan stroberi.
6. Vitamin D
Tubuh yang kekurangan vitamin D telah terbukti mengganggu kemampuan otak dalam merencanakan dan memproses memori. Riset menunjukkan bahwa tingkat penurunan vitamin D pada orang tua telah dikaitkan dengan hilangnya memori akibat proses penuaan. Anda dapat memenuhi kebutuhan vitamin D dari makarel, tuna dan makanan lain yang diperkaya dengan vitamin D.
7. Vitamin B3
Para ahli telah menemukan bentuk tertentu dari vitamin B3 yakni Nikotinamida, yang diyakini mampu mengurangi gejala penyakit Alzheimer. Mengingat temuan ini baru diuji coba pada tikus, diperlukan pengujian klinis lebih lanjut untuk menentukan efek dari vitamin B3 pada manusia. Selain mengurangi risiko dan efek dari penyakit Alzheimer, vitamin B3 juga mengurangi risiko penyakit jantung dan menurunkan kolesterol LDL. Tuna, ayam, kalkun, salmon dan asparagus menyediakan sumber penting dari vitamin B3.
kompas.com

5 Buah yang Menyehatkan Kulit



Semua orang pasti ingin memiliki kulit dan rambut yang sehat. Salah satu cara yang bisa ditempuh adalah memanfaatkan buah. Berikut inilah beberapa buah yang berkhasiat menyehatkan kulit dan rambut, seperti dilansir Times of India.

Pisang
Buah pisang kaya akan kandungan potasium, vitamin A, C, dan E. Vitamin A mengembalikan minyak alami pada kulit, vitamin E memperbaiki kerusakan kulit dan mencerahkan bintik-bintik penuaan. Sementara vitamin C mencegah oksidasi dan keriput pada sel.
Apel
Segelas jus apel yang ditambahkan ke bak mandi (bath) dapat membersihkan dan menghaluskan kulit. Jus apel yang dibasuh ke kulit kepala membantu mencegah timbulnya ketombe. Rambut yang dibilas dengan jus apel setelah keramas akan membuat rambut terlihat bersinar.
Nanas
Nanas membantu meremajakan dan membersihkan kulit. Menggosok sepotong nanas pada bagian tubuh, seperti lutut, siku, dan tumit, dapat membantu melunakkan kulit.
Lemon
Ketombe dapat dicegah dengan cara menggosokkan lemon pada kulit kepala. Dua sendok teh air jeruk yang dicampur ke dalam bak mandi bisa menghilangkan bau badan dan menjaga kulit tetap segar. Menggosok irisan lemon pada kulit kasar, seperti tumit dan siku, juga bisa melunakkan kulit.
Pepaya
Pepaya kaya akan vitamin A dan enzim papain. Tumbukan pepaya ketika dibasuhkan ke wajah dapat membantu mengangkat sel kulit mati dan membuat wajah terlihat cerah.
Sumber: http://m.tempo.co/2012/04/16/397330/

3 Makanan Penangkal Keriput dan Jerawat


PARA ahli kulit memang telah lama mendengungkan kaitan antara pola makan dan kulit sehat. Salah satu ahli dermatologi Kristin Kirpatrick MS RD pun, seperti dikutip dari Shine.com, memberikan rekomenasi tiga makanan yang mesti Anda makan agar kulit tak cepat keriput dan berjerawat.

1. Pepaya: Buah ini mengandung vitamin A dan vitamin C, dua zat penting untuk mencegah keriput dan menjaga kelenturan kulit lentur. Bonusnya, pepaya juga dapat mencegah kembung supaya perut Anda bisa terlihat selalu ramping.

2. Tiram: Hewan laut ini merupakan sumber seng dan dapat membantu proses penyembuhan luka. Untuk wajah, makan tiram bisa membantu menyingkirkan jerawat raksasa di dahi Anda dengan cepat.

3. Bit daun atau swiss chard: Sayuran berdaun besar, berdaging, renyah, dan mengkilat nan lezat ini kaya biotin dan vitamin b kompleks yang identik dengan khasiatnya yang membuat wajah lebih bersih sehingga terlihat cantik.

Sumber: http://m.mediaindonesia.com/index.php/micom/sehat_read/2011/07/27/4281/3/3_Makanan_Penangkal_Keriput_dan_Jerawat

Senin, 14 Januari 2013

Tujuh (7) Kalimat Penghapus Dosa

Tujuh (7) Kalimat Penghapus Dosa
Barang siapa hafal tujuh kalimat, ia terpandang mulia di sisi Allah dan Malaikat serta diampuni dosa-dosanya walau sebanyak buih laut.

1. Mengucap “Bismillah” pada tiap-tiap hendak melakukan sesuatu.

2. Mengucap “Alhamdulillah” pada tiap-tiap selesai melakukan sesuatu.

3. Mengucap “Astaghfirullah” jika lidah terselip perkataan yang tidak patut.

4. Mengucap “Insya-Allah” jika merencanakan berbuat sesuatu dihari esok.

5. Mengucap “La haula wala kuwwata illa billah” jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diinginkan.

6. Mengucap “Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun” jika menghadapi dan menerima musibah.

7. Mengucap “Laa ilaa ha illa Allah Muhammadur Rasulullah” sepanjang siang dan malam, sehingga tak terpisah dari lidahnya.

Selasa, 16 Oktober 2012

Remaja yang Tidak Merokok 5x Lebih Bahagia


Top of Form
Bottom of Form
Hidayatullah.com—Merokok dianggap sebagaian orang sebagai sebuah hal yang menyenangkan. Namun fakta menunjukkan sebaliknya. Penelitian terbaru justru menunjukkan, remaja yang tidak merokok secara signifikan lebih mungkin lima kali lebih bahagia, dibanding para penikmat rokok.

Penelitian terbaru menyebutkan, remaja perokok, yang minum alkohol dan makan junk food, secara signifikan lebih mungkin tidak bahagia dari rekan-rekan mereka.

Kebiasaan merokok tak hanya mempengaruhi kesehatan secara fisik saja, tetapi juga secara kejiwaan. Selain lebih memungkinkan tidak bahagia, remaja yang hobi merokok  lebih rentan terjerumus dalam tindak kekerasan. Demikian dirilis laman dailymail.co.uk, Sabtu, (05/03/2012) lalu.

Kecenderungan ini terungkap dalam sebuah penelitian yang dilakukan oleh Institute for Social and Economic Research di Essex University. Dalam penelitian tersebut, sedikitnya 5.000 orang responden berusia 10-15 tahun ditanyai berbagai hal terkait gaya hidup sehari-hari.

Hasil pengamatan menunjukkan, remaja yang punya gaya hidup tidak sehat termasuk merokok dan banyak minum alkohol mendapatkan skor kebahagiaan 4-5 kali lebih rendah daripada yang memiliki gaya hidup sehat. Rokok paling membuat tidak bahagia, yakni dengan skor 5 kali lebih rendah.

Sementara skor kebahagiaan paling tinggi diperoleh para remaja yang rajin makan sayur dan buah-buahan. Gaya hidup yang juga meningkatkan kebahagiaan menurut penelitian tersebut antara lain rajin olahraga, serta mengurangi konsumsi keripik, soda dan makanan bergula.

Dr Cara Brooker yang memimpin penelitian tersebut mengatakan, kecenderungan ini teramati konsisten bahkan ketika disesuaikan dengan faktor lain seperti status ekonomi sosal dan tingkat pendidikan orangtua. Artinya hasil penelitian ini diyakini dapat mewakili populasi remaja pada umumnya.

"Pesannya adalah remaja harus memiliki gaya hidup sesehat mungkin. Ikut-ikutan menjalani perilaku orang dewasa yang tidak bahagia sama sekali tidak akan membantunya tampak dewasa," kata Dr Brooker, Dailymail, Ahad (04/03/2012).

Penelitian ini juga mengungkap, gaya hidup remaja paling rentan berubah menjadi tidak sehat pada usia 13-15 tahun. Pada usia ini, konsumsi sayur dan buah-buahan maupun kebiasaan olahraga turun rata-rata 11 persen sedangkan konsumsi rokok dan alkohol naik dari 8 persen menjadi 41 persen.

Brooker juga menambahkan, “Bahwa anda perlu menjadi sesehat mungkin, dan berpartisipasi dalam perilaku lebih dewasa seperti merokok dan minum belum tentu akan membuat Anda lebih bahagia."*